Waktu Operasional : Senin - Sabtu pukul 10.00 - 18.00 WIB

Permintaan Faktur Pajak hanya dilayani sampai tanggal 10 bulan berikutnya , lebih dari tanggal itu tidak bisa diproses, Mohon segera mendaftarkan data anda dengan login / register

“Membiarkan SSD penuh terus bisa bikin performa drop—Fakta atau Mitos?”

“Membiarkan SSD penuh terus bisa bikin performa drop—Fakta atau Mitos?”

Banyak orang masih punya mindset “jangan pernah bikin SSD penuh, nanti jadi lambat dan cepet rusak.” Itu sebenarnya ada benarnya… tapi konteksnya harus dilihat.

 

Kalau SSD generasi lama, iya, ketika space tinggal dikit banget, performa nulis bisa drop. Alasannya karena controller kesulitan nyari blok kosong buat ditulis ulang. Jadi kayak kamu mau parkir di mal yang penuh—muter-muter dulu baru nemu slot.

Tapi di SSD modern, udah ada trik macam wear leveling, TRIM, over-provisioning, dan algoritma pintar di controller. Jadi meski keliatannya penuh, si SSD masih nyimpen “ruang rahasia” buat jaga performa. Makanya banyak kasus, SSD sekarang tetap stabil meski dipakai sampai 90% kapasitas.

 

Cuma ya tetap ada catatannya:

  • Kalau storage benar-benar 99% penuh terus, pasti ada momen melambat, karena ruang kerja makin sempit.
  • Untuk jangka panjang, lebih sehat kalau masih nyisain 5–10% ruang kosong, biar controller punya napas.

Jadi, kalau ditanya fakta atau mitos? Jawabannya: setengah-setengah. Dulu fakta, sekarang lebih ke mitos—asal SSD yang dipakai generasi baru.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *